Malam Yang Terlalu Malam dan Pagi Yang Terlalu Pagi


Tulisan ini dibuat tadi malam yang kelarutan, dan baru aku post pagi ini karena kuota internet dirumah ku habis, jadi aku posting di kantor karena gratis dan itu tidak bayar ! hehehe silahkan di baca aku harus lanjut bekerja,biar dibayar! biar aku punya uang untuk aku habiskan kembali supaya tetap bekerja! eh iya aku bekerja disini www.java-wisata.com
00:33 ini terlalu larut untuk aku sebut malam tapi ini juga terlalu dini untuk aku namakan pagi hari. Entah apa yang sedang aku pikirkan, namun yang jelas rasa kantuk belum juga datang menggoda. Diruangan ini aku sendirian dan sengaja  lampu aku matikan , cuma ditemani track Officialy Missing You dari Tamia yang sedang aku putar di komputerku. Lagunya aku putar agar yang mendengar tau kalau aku sedang rindu,perasaan yang memang sedari tadi berusaha mengacaukan pikiranku. Ahh perasaan ini memang selalu meresahkanku, sampai – sampai aku harus terjaga di jam – jam yang mungkin  engkau sedang terlelap dalam pelukan hangat kain tebal diatasmu.. Rasanya kamu semakin mempesona saat  aku rindukan.Ini sudah ke 4 kalinya track lagu di komputerku berganti, ahhh sial! rinduku semakin menjadi. Aku kasih tau ya, kamu itu hebat bisa membuatku mengagumimu sampai – sampai kau mencuri jatah tidurku untuk aku habiskan dengan memikirkanmu. Tidakkah kau terlalu kejam untuk hal ini? Tidakkah kau tau resiko apa yang akan aku dapati saat besok harus bangun pagi untuk segera bekerja? Sudah menahan rindu di malam hari haruskah aku menahan kantuk saat aku bekerja?
Ah enak sekali jadi dirimu sudah mempesona juga mengagumkan !  Bolehkah aku menjadi dirimu? Yang aku cintai? Yang tertidur pulas saat aku merindukanmu?  Yang tak perlu resah saat aku tak lihat kau datang? Yang jelas – jelas aku kagumi ? yang jelas – jelas aku sayangi meskipun terpangpang jelas kau dengan orang lain? Ahhh berani sekali aku ini membuat pertanyaan itu sedangkan orang menyebutku pecundang yang hanya merindukanmu tanpa berharap ingin kau tau, Hehehe. Ya karena mencintaimu itu mudah, hanya dengan tak memaksamu untuk mencintaiku. Aku tak perlu berfikir keras untuk mencari cara  mendapatkanmu.
Hampir jam 2, sebentar lagi ibuku bangun untuk menyiapkan santap sahur diteruskan dengan berteriak membangunkan adik – adikku yang memang butuh suara lantang ibuku untuk bangun. Aku harus segera mematikan komputerku juga berhenti memikirkanmu sejenak, untuk pergi tidur sebelum telingaku menjadi sasaran kicauan ibuku. Aku mau matiin komputer jadi gaakan nulis lagi tapi mungkin nanti aku sambung, kalaupun tidak juga tidak apa – apa ini kan tulisanku siapa juga yang mau baca. Eh tunggu akumau kunci pintu dulu sebelum mengklik shutdown,setelah itu aku mau ngucapin selamat tidur. Nanti kalau tulisannya sudah berakhir berarti computer ku sudah mati dan aku sedang berjalan menuju kamar. Dadah Muuuuuahhhhh 123456789x :* :) )
Tulisan ini merupakan republis dari blog lama saya www.yuslianaputri.blog.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malam Sendu

Hadiah Yang Bukan Hadiah